Esport

Awal Mula Esports Indonesia Hingga Jadi Populer Seperti Sekarang

Industri esports Indonesia semain naik daun belakangan ini. Popularitasnya semakin tinggi saja, termasuk ketika pandemi COVID-19 melanda dunia.

Berbagai turnamen esports dalam game yang berbeda menjamur. Mulai dari yang amatir sampai ke tingkat profesional.

Esports mulai masuk ke Indonesia sejak 1995. Saat itu kebetulan sudah marak penggunaan internet sehingga banyak muncul para pencandu game online.

Akan tetapi, baru pada awal 2000-an kompetisi esports semakin banyak peminatnya di Indonesia. Kejuaraan World Cyber Game menjadi penanda awal dengan menggelarnya di delapan kota besar Indonesia.

Game yang dipertandingkan ketika itu adalah FIFA World Cup. Gairahnya yang membesar tak lepas dari munculnya FIFAe World Cup yang digelar di Zurich, Swiss pda 2004.

Dari sana kemudian menjamur esports game yang dimainkan di PC. Mulai dari Counter Striker, Point Blank, Dota, dan lainnya.

Indonesia banyak menelurkan tim-tim berbakat yang bisa menjadi juara. RRQ Endeavour salah satunya yang menjadi juara dunia Point Blank.

Kemudian muncul game-game yang berbasis telepon genggam. Model seperti ini banyak digandrungi di Indonesia.

Saat ini, game berbasis telepon genggam menjadi salah satu penggerak utama industri esports di Indonesia. Game seperti Mobile Legends, PUBG Mobile, dan Free Fire adalah contohnya.

Saking banyaknya peminat dan juga atlet esports berbakat di Indonesia. Pada Asian Games 2018 Jakarta-Palembang, cabang olahraga esports dijadikan ajang eksibisi.

Lalu berlanjut kepada kejuaraan SEA Games 2019 di Manila. Tak mau berhenti sampai di sana, SEA Games 2021 Vietnam pun sudah pasti memasukkan esports sebagai salah satu cabang olahraga.

Sumber foto: Foxsport

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button