Olympic

Berharap Ada Kemudahan Karantina Atlet

Federasi Olahraga yang ada di Indonesia berharap ada kemudahan karantina atlet. Permintaan ini mereka ajukan kepada pemerintah karena mulai banyak kegiatan internasional.

PSSI, PP PELTI, PODS, Perbakin, dan PABSI adalah federasi yang telah menyampaikan keresahan mereka terkait kebijakan karantina. Hal ini diutarakan dalam rapat bersama Menteri Pemuda dan Olahraga Zainudin Amali, Ketua Komite Olimpiade Indonesia (KOI) Raja Sapta Oktohari, serta perwakilan Kementerian Kesehatan, dan BNPB di Jakarta, Rabu 19 Januari 2022.

Baca juga: Novak Djokovic Akhirnya Angkat Kaki dari Australia

Sekretaris Jenderal PSSI, Yunus Nusi mengatakan bahwa saat ini PSSI sedang dalam situasi sulit karena kebijakan masa karantina di Indonesia membuat sejumlah negara membatalkan rencana kedatangannya ke Tanah Air.

“PSSI dalam situasi tidak nyaman. Kami menghargai prokes yang ketat, tapi di sisi lain kami perlu menjaga keseimbangan federasi di mata negara lain,” ucap Yunus Nusi.

“Ada beberapa event sepak bola, seperti FIFA Match Day 24 dan 27 Januari di Bali melawan Bangladesh, tetapi mereka membatalkan kedatangannya karena prokes di negara kita. Itu tidak nyaman. Dalam kesempatan ini, seperti disampaikan Ketua KOI, ada beberapa hal di olahraga yang perlu diberikan diskresi. Kami harap bisa mendapatkannya untuk laga Timnas melawan Timor Leste,” imbuhnya.

Begitu juga Perbakin dan Pelti yang akan mengadakan turnamen internasional dalam waktu dekat. Perbakin akan menjadi tuan rumah Kejuaraan Dunia ISSF Grand Prix Rifle/Pistol pada 8-18 Februari. Sementara Pelti menjadi penyelenggara saat Tim Davis Indonesia menjamu Venezuela pada Playoff World Group II Davis Cup, 4-5 Maret.

“Ada 12 negara di Kejuaraan Dunia ISSF, tetapi ada beberapa negara mengundurkan diri karena aturan karantina. Mereka ingin agar sistem bubble bisa diterima di Indonesia. Aturan e-visa juga berpotensi menghambat kedatangan kontingen karena harus ada pernyataan resmi tertulis dari pemerintah untuk keperluan karantina. Kami berharap, paparan dari KOI terkait diskresi karantina bisa dipenuhi,” ujar Sekjen Perbakin Hendry Oka.

KOI sebelumnya telah mengusulkan diskresi karantina atlet kepada Menpora Zainudin Amali. Namun Zainudin belum bisa memberikan jawaban karena pihaknya harus membahas usulan tersebut dalam rapat terbatas bersama Presiden Joko Widodo.

Sumber foto: KOI

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button