Futsal

Bintang Futsal Banting Setir Jadi Pengantar Makanan Sejak Pandemi

Kisah bintang futsal banting setir jadi pengantar makanan sejak pandemi bisa dibaca dalam artikel ini.

Juli tahun lalu Nyi Thant adalah kiper profesional yang memperkuat OnDoctor FC Futsal Club. Ia juga berpartisipasi di AFC U-20 Futsal Championship 2017 Thailand. Masa depan cerah menanti kiper futsal yang energik dan penuh kewaspadaan itu.

Tapi hidup tidak pernah bisa diprediksi. Selain Myanmar yang mengalami krisis politik karena kudeta militer, krisis kesehatan yang menyebabnya pandemi melanda dunia.

Rutinitas latihan dan bertanding Nyi Thant menjadi terhenti. Tidak berselang lama dia memutuskan banting setir jadi pengantar makanan. Bekerja paruh waktu di Food Panda, yang dulunya adalah bintang futsal.

Baca Juga: Jago Microsoft Excel? Nih Ada Turnamennya

“Kami hanya punya kegiatan berlatih dan bertanding. Kalau dua hal itu tidak bisa dilakukan, maka kami bukan lagi pemain futsal. Sementara kami masih perlu menghidupi keluarga,” kata Nyi Thant seperti dikutip dari Myanmar Time.

Bintang muda futsal itu menerima gaji yang kecil di klub, tetapi pendapatannya menjadi berkurang dari kompetisi dan sponsor. Sekarang bekerja sebagai pengantar makanan per hari dia dapat 20 ribu Kyat atau sekitar Rp 176 ribu. Walaupun segitu, tetapi sudah lumayan buat menutup kebutuhan hidup sehari-hari.

Nyi Thant

Bermain futsal adalah hobinya. Di usia 18 tahun ia bermain di AYA Open Cup 2015. Kemudian bergabung dengan OnDoctor FC pada Februari 2020. Dia sudah jadi bintang futsal.

Tapi tidak lama berselang krisis kesehatan global datang, pandemi melanda. Sekarang ia menjaga teknik dan kebugaran di rumah, selain bekerja di Food Panda mulai pukul 08.00 hingga 20.00 setiap hari.

Baca Juga: 5 Makanan Favorit Coach Kensuke Takahashi

“Futsal adalah sesuatu yang saya cintai. Saya akan terus membayarnya, apapun yang terjadi. Setiap sesi latihan biasanya berlangsung sekitar setengah hari, dan sekarang tidak punya banyak waktu. Pekerjaan mengantar makanan memakan waktu,” tutur Nyi Thant.

Pekerjaan mengirim makanan cocok buat banyak pemain futsal, yang merasa sulit untuk mendapatkan pekerjaan kantor di kota. Mereka juga menemukan bahwa berkuda membuat mereka tetap bugar di siang hari.

Pada 1 Februari 2021 ketika militer merebut kekuasaan, Nyi Thant telah mengambil cuti dari pekerjaan kurir makanan. Koneksi internet yang tidak stabil membuat sulit menerima dan menyanggupi pesanan.

Namun sekarang sedikit ada perbaikan dalam akses internet. Sehingga bisa menerima dan mengantar makanan. Tapi yang belum berubah adalah pandemi. Jadi buat Nyi Thant kehidupan belum sepenuhnya normal.***

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button