Olympic

Boikot Diplomatik Amerika Serikat Olimpiade 2022 Beijing

Amerika Serikat memutuskan untuk melakukan boikot diplomatik terhadap Olimpiade 2022 Beijing. Keputusan ini muncul sebagai bentuk teguran keras terhadap dugaan pelanggaran Hak Asasi Manusia (HAM) di China.

Boikot diplomatik bentuknya adalah Amerika Serikat tidak akan mengirim Presiden atau pun pejabat pemerintahan yang hadir dalam acara tersebut. Namun, para atletnya akan tetap ikut bertanding di Olimpiade 2022 Beijing.

Baca juga: Sembilan Tahun Medali Perunggu Olimpiade London 2012 Berubah Jadi Perak

Menanggapi keputusan pemerintah Amerika Serikat tersebut, Komite Olimpiade Internasional (IOC) tak mau mempermasalahkan. Karena bagi mereka ini mengenai keputusan politik dan IOC selalu netral dalam urusan politik.

“Kehadiran pejabat pemerintah dan diplomat adalah murni keputusan politik setiap pemerintahan. Dan itu sangat dihormati oleh IOC dalam netralitas politiknya,” kata juru bicara IOC, dikutip dari AFP.

Pemerintah Amerika Serikat menganggap China masih bermasalah dengan HAM, terutama soal muslim uyghur di wilayah Xinjiang. Di mana mereka menganggap telah terjadi genosida.

Baca juga: Angkat Besi Bisa Batal Dipertandingkan di Olimpiade Paris 2024

“Pemerintah Biden tidak akan mengirim perwakilan diplomatik ke Olimpiade Musim Dingin dan Paralimpade Beijing 2022. Mengingat genosida dan kejahatan terhadap kemanusiaan China yang sedang berlangsung di Xinjiang dan pelanggaran HAM lainnya yang terjadi,” ujar Sekretaris Kabinet Pers Gedung Putih, Jen Psaki.

Sumber foto: Ibsf

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button