Olympic

Bonus Thomas Cup, Menpora: Bukan karena Desakan

Bonus Thomas Cup Indonesia yang menjadi juara di tahun ini jadi polemik. Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) menjadi sasaran kritik karena dianggap tidak tergerak memberi apresiasi.

Bertambah menjadi liar lagi isunya karena pebulutangkis seperti Jonatan Christie beberapa kali memberikan sindiran kepada Kemenpora. Teranyar unggahannya saat bermain bulutangkis bersama Presiden Joko Widodo ramai diperbincangkan publik.

Baca juga: Menpora Jamin Honor Relawan PON Papua Segera Lunas

Menpora Zainudin Amali memberi jawaban atas sindiran tersebut. Dia memastikan jika bonus tersebut memang akan diberikan. Namun, momennya tidaklah tepat.

Ada rencana pemberian bonus Thomas Cup diberikan di Istana Kepresidenan seperti seremoni sebelumnya. Tapi, agenda kontingen Indonesia begitu padat.

“Sebenarnya kita itu merencanakan tim Piala Thomas setelah selesai rangakaian kegiatan mereka, untuk bisa diterima Bapak Presiden di Istana. Seperti pada saat Olimpiade dan Paralimpiade. Karena kegiatan series yang dihadapi oleh para atlet kita, dan ofisial, sehingga itu belum memungkinkan dilakukan,” kata Amali dalam konferensi pers Sabtu 4 Desember 2021.

Tapi karena semuanya sudah kadung jadi polemik, Amali akan memberikan apresiasi tersebut pada pekan depan. Momennya berbarengan dengan penyerahan Satya Lencana Olahraga kepada lima mantan atlet.

Bonus tersebut akan diberikan kepada PP PBSI dan menyerahkan pengelolaan kepada mereka. Sedangkan untuk jumlahnya masih dirahasiakan.

Baca juga: BWF Tuai Kritik Usai Badai Cedera Menerjang Pebulutangkis

Amali juga menampik jika bonus ini diberikan setelah adanya desakan dari publik. Dia menolak adanya desakan, karena harus hat-hati dalam mengelola anggaran negara.

“Ini bukan karena desakan, karena kalau didesak tapi tidak benar, tentu saya tidak akan mau daripada bermasalah. Kami juga sudah konsultasi dengan Kementerian Keuangan,” tuturnya.

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button