Esport

MPL Filipina Resmi Jadi Franchise League

MPL Filipina resmi jadi franchise league. Total ada delapan tim yang akan jadi bagian di dalamnya. Dengan status tersebut, apa yang dilakukan Indonesia diikuti juga.

Franchise league pertama kali dilakukan di Indonesia. Setiap tim yang mau ikut serta diharuskan lebih dulu membayar biaya keikutsertaan.

Baca juga: Execration Bongkar Rahasia Kalahkan Blacklist International

Di Indonesia awalnya franchise league ini sempat menimbulkan pro dan kontra. Karena untuk membayar biaya keikutsertaan, jumlahnya menjadi Rp15 miliar.

Cuma ada delapan tim yang saat itu mau dan sanggup membayar. Sisanya harus pasrah tidak lagi mengikuti kejuaraan Mobile Legends bergengsi tersebut.

MPL Filipina pun nantinya akan diikuti sebanyak delapan tim. Mereka menerapkan franchise league ketika memasuki musim kedelapan. Sedangkan di Indonesia pada musim keempat.

Matt Jaron selaku Direktur Pengembangan Bisnis MPL Filipina, menjelaskan bagaimana model franchise league ini dapat mengubah Liga Esports Mobile. Pemain pun akan lebih aman dan nyaman.

Baca juga: Execration Juara MSC 2021

“Hal ini juga akan memberikan peluang dan keamanan yang jauh lebih baik, terutama bagi para pemainnya,” kata Jaron, dikutip dari One Esports.

“Kami berharap akan ada lebih banyak orang yang terdorong untuk bergabung dengan liga sebagai pemain profesional dan memperluas industri esports di negara kita.”

Related Articles

Para pesertanya adalah Blacklist International, Bren Esports, Echo, Nexplay Evos, Onic, Resurgent, Smart Omega, dan TNC Pro Team.

Sumber foto: Instagram

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button