Olympic

Reaksi PM Jepang Usai 60 Persen Penduduk Minta Olimpiade Dibatalkan

PM Jepang harus berbuat apa? Setelah Olimpiade Tokyo 2020 pada 2021 kurang tiga bulan lagi diselenggarakan, tetapi masih menuai ketidakpastian.

Setidak-tidaknya karena masyarakat Jepang sebanyak 60 persen, masih menolak digelarnya pesta olahraga empat tahunan ini. Apakah ini desakan yang wajar?

Dalam jejak pendapat yang dilakukan baru-baru ini, hampir 60 persen warga Jepang ingin Olimpiade Tokyo dibatalkan.

Baca Juga: Opsi Olimpiade Tokyo 2020 Dibatalkan Masih Tetap Ada

Namun Pemerintah Jepang, Panitia, hingga IOC tetap menjadwalkan Olimpiade Tokyo yang sudah ditunda satu tahun ini.

Tidak heran bisa masyarakat Jepang menganggap pemerintah mereka seolah tutup mata, dengan pandemi COVID-19 yang terus mengancam. Penduduk Jepang lebih memilih kesehatan.

Hanya PM Jepang Yoshihide Suga tidak sepakat dengan anggapan masyarakatnya. Ia tetap berpandangan kesehatan dan keselamatan warga Jepang adalah yang utama.

Baca Juga: Petisi Desak Olimpiade Tokyo 2020 Dibatalkan Tembus 200 Ribu Tanda Tangan

“Prioritas saya adalah melindungi nyawa dan kesehatan warga Jepang. Paling utama kita harus mencegah penyebaran virus,” kata PM Jepang Yoshihide Suga.

PM Jepang kemudian mengatakan keputusan final mengenai pelaksanaan Olimpiade Tokyo ada di tangan IOC.

Peran Pemerintah Jepang hanya memastikan penyelenggaraan Olimpiade Tokyo 2020 bisa berlangsung aman.

Protokol kesehatan dan semua hal yang berkaitan dengan COVID-19 terus dikondisikan. Sehingga keputusan final dikembalikan kepada IOC.***

Sumber: japantoday.com

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button