Sepakbola

Sengit! Menpora Sentil Kelakuan Pemain Naturalisasi di Indonesia

Pemain naturalisasi dapat kritik dari Menpora. Sengit, Menpora sentil kelakukan oknum tenaga naturalisasi di Indonesia. Apa dan kenapanya bisa Anda baca dalam artikel ini.

Zainudin Amali, Menpora RI, melancarkan kritik terhadap oknum pemain dengan status naturalisasi. Pernyataan ini seperti dikutip dari website resmi Kemenpora.

Secara terbuka Menpora menyatakan kekecewaannya terhadap para pemain yang dinaturalisasi. Tanpa menyebutkan nama, Menteri Zainudin Amali mengatakan pemain berstatus naturalisasi itu tidak bisa memberi contoh.

Baca Juga: Kabar Gembira, Ezra Walian Bisa Perkuat Timnas Indonesia

“Ada pemain dengan status naturalisasi, lalu dipanggil memperkuat Timnas yang akan bertanding di luar negeri, malah beralasan macam-macam, dan pulang kampung ke kampung halamannya,” kata Menpora Zainudin Amali.

Menurut menteri dari Golkar itu, sikap pemain yang dinaturalisasi yang demikian itu jangan ditiru. Tidak ada sama sekali kepedulian terhadap kepentingan nasional Indonesia.

“Dia sekadar main sepak bola, tapi jiwa patriotisme dan nasionalismenya rendah. Beda dengan pemain yang memang asli lahir, besar, dan hidup di Indonesia,” kata Zainudin Amali.

Baca Juga: Kondom Gratis PON Papua yang Jadi Kontroversi

Berangkat dari kejadian itu Menpora mengungkapkan Pemerintah akan memperketat soal naturalisasi pemain. Tidak hanya sepak bola, tetapi semua cabang olahraga.

“Untuk naturalisasi akan saya perketat di semua cabang olahraga. Akan dilihat seberapa besar urgensinya. Sebaiknya manfaatkan potensi yang ada,” kata Menpora.

Orang nomor satu di Kemenpora itu menambahkan pengalamannya menonton Piala Menpora 2021. Lagi-lagi berkaitan dengan ulah player dengan status naturalisasi.

“Saya serius memperhatikan kualitas pemain yang dinaturalisasi itu. Mereka belum bisa jadi anutan bagi pemain asli kita,” ucap Menpora.

Demikian informasi Menpora sentil kelakuan oknum-oknum peemain naturalisasi, baik di dalam maupun luar lapangan.***

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button