Sepakbola

Surat Terbuka Bukayo Saka Usai Gagal Penalti di Final Euro 2020

Bukayo Saka akhirnya muncul ke publik, walaupun hanya lewat surat terbuka. Ia menuliskan pesan selepas kegagalan menembak penalti dalam final Euro 2020 Italia vs Inggris.

Pemain 19 tahun dari Arsenal itu menjadi orang terakhir yang mengambil eksekusi penalti Inggris. Tapi tembakannya tidak masuk, ke kiri dapat dibaca kiper Gigi Donnarumma.

Kegagalan itu sekaligus membuat Italia juara. Bukayo Saka langsung tengkurap. Bersama Marcus Rashford dan Jadon Sancho yang juga gagal sebelumnya, Bukayo Saka menuai ejekan dari fans Inggris sendiri.

Baca Juga: Pesan Christian Eriksen dari Rumah Sakit

Setelah beberapa hari berlalu, Bukayo Saka angkat bicara. Melalui surat terbuka yang disebar di media sosial, ia menuliskan perasaannya.

Berikut surat terbuka dari Bukayo Saka:

Curahan hati Bukayo Saka

Di alinea pertama ia langsung membuka dengan informasi bahwa sengaja menjauh dari media sosial. Kemudian juga menghabiskan waktu bersama keluarga.

Kemudian di alinea ketiga Bukayo Saka menuliskan soal penalti. Ia mengaku kecewa gagal menjalankan tugas sebagai eksekutor dengan baik.

Baca Juga: PUBG Mobile Jatuhi Sanksi Aerowolf Limax!

“Reaksi saya setelah gagal bisa dilihat sendiri. Saya merasa terluka dan terjatuh,” ucap Bukayo Saka.

Di baris terakhir pemain berdarah campuran Nigeria itu, lantas mengucapkan terima kasih kepada siapapun yang telah memberi dukungan.

Walaupun dia sadar telah menjadi bahan bully setelah gagal penalti, dan membuat Inggris kalah dari Italia.

Demikian informasi surat terbuka dari Bukayo Saka yang diunggah di media sosial.***

Sumber: Twitter

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button