Sepakbola

Tekanan Jadi Pemain Sepak Bola Putri Tidaklah Ringan

MENJALANI karier sebagai pemain sepak bola putri bukan persoalan mudah. Karena pandangan masyarakat kadang masih belum terbuka, untuk kehadiran pemain putri.

Hal itu pula yang dirasakan Helsya Maeisyaroh. Pemain Timnas Indonesia Putri senior itu mengungkapkannya dalam obrolan di channel YouTube Liga TopSkor.

Menurut Helsya Maeisyaroh tantangan menjadi pemain sepak bola putri, dirasakan lebih berat dibandingkan pemain putra.

Tapi Helsya Maeisyaroh mengajak kepada putri-putri Indonesia yang tertarik menjadi pemain sepak bola, untuk tetap semangat dan terus berusaha.

“Semangat terus, jangan kepancing sama omongan orang di luar. Kalau memang mau main bola fokus ke bola,” kata Helsya Maeisyaroh yang pernah beredar di Liga TopSkor bersama Tajimalela.

Helsya yang biasa bermain sebagai gelandang box to box ini, juga merasakan hal yang sama. Namun semua tidak dipedulikanya. Ia lebih fokus mengejar prestasi di lapangan.

Helsya pun memberi bukti dengan sederet prestasi. Misalnya pernah menjadi pemain terbaik dalam salah satu pertandingan Liga TopSkor bersama Tajimalela di musim 2018/2019.

Kemudian Helsya adalah pemain muda terbaik Liga 1 Putri 2019. Masih ditambah lagi Helsya sudah menjalani debut di Timnas Wanita Indonesia senior di usia 15 tahun.

“Kalau saya kebetulan dari keluarga sepak bola. Ayah dulu sering main bola. Kakek dan nenek juga suka bola,” ujar Helsya Maeisyaroh.*

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button