Sepakbola

Tes PCR Liga 1 Sebelum Main, Minimal Habis Rp 12,3 Juta

TES PCR sebelum main di Liga 1 dan Liga 2, membuat setiap tim harus siap kocek minimal Rp 12,3 juta.

Perhitungan itu didasarkan kepada harga tes PCR untuk satu orang. Dalam satu tim di Daftar Susunan Personel (DSP) biasanya ada 25 orang.

Terdiri dari 11 pemain inti, 7 cadangan, 1 pelatih kepala, beberapa asisten, fisioterapis, dokter tim, kitman, dan ofisial lainnya.

Baca Juga: Prokes AFF Futsal Club 2021, Tim Peserta 4 Kali PCR Test

Sedangkan harga PCR sesuai edaran Pemerintah paling murah adalah Rp 495 ribu. Maka itu 25 orang x Rp 495 ribu akan ketemu angka Rp 12,375,000.

Itulah biaya yang harus ditanggung klub kalau mau turun bertanding. Belum diketahui pengeluaran untuk tes PCR ini dibebankan kepada klub atau PT LIB selaku operator kompetisi.

Yang pasti dalam satu musim setiap bermain 34 pertandingan. Kalau dikalikan Rp 12,3 juta, maka hasilnya dalam semusim harus cepak duit Rp 421 juta, hanya untuk tes PCR.

Baca Juga: Kapolri Terbitkan Izin Keramaian Liga 1 dan Liga 2

Itupun baru sekali tes PCR H-1 pertandingan. Padahal Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, mengungkapkan selesai pertandingan juga harus PCR lagi, atau swab antigen.

Kalau sebatas tes antigen harga terendah yang ditetapkan pemerintah adalah Rp 95 ribu. Jadi selesai pertandingan harus PCR lagi, tinggal dikalikan saja Rp 12,3 juta kali dua. Kalau antigen juga tinggal dikalikan 25 orang x Rp 95 ribu.

Yang pasti pelaksanaan kompetisi menjadi mahal. Tapi itu adalah konsekuensi yang harus ditanggung.***

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button